28 Agustus 2010

Lebih Awal

Peremupuanlah yang pada akhirnya tersakiti lebih awal.
Kelembutan adalah kekuatan dan kelemahan untuknya.

22 Agustus 10 06.02 AM

Hug Me!

Mom, lemme go home
Wanna cry loudly to you
Hug me Mom; hold me tightly in your arms

22 Agustus 10 05.59

Anda, Terima Kasih ^^

Terima Kasih untuk semuanya. Belum saja kusempat bertemu mengucap selamat tinggal apalagi membuat special farewell party atau mungkin setidaknya memberikan satu yang Anda sukai, Anda sudah pergi. Tahukah Anda, aku sudah mengira bahwa ini akan terjadi karena memang fitrahnya seperti itu. Jangan ragukan lagi, aku siap tanpa Anda minta apalagi desak walau sedikit menyakitkan karena Anda sempat menumbuhkan harapan dan mewujudkan mimpi besarku. Semoga keputusan ini memang yang terbaik. Jangan ulangi lagi. Aku benci siapapun yang mencoba mewujudkan mimpi kemudian memecahkannya. Tapi aku tau Anda bukan itu.
Anda yang disana, keputusan sudah bulat tapi kumohon pada Anda untuk tidak mengambil yang sudah ada. Biar itu menjadi milikku seutuhnya. Aku ingin menangis dengannya; tertawa dengannya; dan bercerita dengannya tentang masa lalu. Pergilah Anda dengan yakin dan kembalilah dengan hati yang baru Anda cuci. Nanti aku tetap disini, tak akan bergeser sampai Tuhan yang menggeserkan posisiku.
Andai Anda tahu. Keputusan itu mengagetkan sekaligus menggetarkan. Membuat mata ini menyerah pada perih. Namun dengan itu akan ada kebahagiaan utuh sesudahnya.
Baik-baiklah Anda disana dengan hati Anda, akupun begitu. Semoga tak ada pergeseran dan itu, terbaik.
Bawalah seikat maafku dalam perjalanan Anda.

Aku yang disini ^^

21 Agustus 10 11.56 PM

Go!

Go Away!

Go Away!

Hush!

Rush!

Go!

Away!


09 July 10 05.12 PM

Sekarang!

Kumohon pergilah sekarang juga
Jangan pernah kembali sampai Tuhan menggerakan hatimu
Kemudian melangkah dengan sadar

Pergilah sejauh mungkin
Bagaimana kalau aku mencintaimu?

Kumohon,
Enyahlah sekarang!

09 July 10 04.32 PM

12 Agustus 2010

(terus) mengutuk!

terus mengutuk diri
untuk kebersamaan yang mungkin urung
untuk hati yang terus bersandar

dan aku tetap mengutuk diri
untuk senyum yang tertunda
untuk keberanian yang memudar

masihlah aku mengutuk diri
untuk mata yang rapuh

dan aku galau
terus mengutuk diri pada alasan yang bukan aku!

12 Agustus 10 11.30 PM

01 Agustus 2010

Untuk Itu Aku

tinta tak lagi bermain
ketika itu yang akan dikenang
semuanya akan jadi cerita

dan aku sudah (sedikit) siap untuk itu


01 Agustus 10 09.41 AM

19 Juli 2010

Wanita Shalihah

Tak ada keindahan dan perhiasan di dunia ini yang dapat menandingi wanita shalihah,
di tinggalkan menambah keyakinan, menjadi penghibur dikala susah, menjadi penguat dikala lemah, senyumannya menjadi penghias yang membuat kehidupan menjadi indah dan bermakna.


Subhanallah, meleleh rasanya membaca ini. Sebuah kutipan yang ditulis seorang pria pada wall temannya, maaf saya mengcopy tanpa izinnya ^^v saluut untuk anda wahai ikhwan. Semoga hormat tak hanya lewat kata tapi juga hati.


Mari menjadi shalihah.

17 Juli 2010

지금

친교 + 사랑 = 어지러운


17 July 10 10.59 AM

15 Juli 2010

Diam namun SESAK.

Sedikit bercerita, katakanlah curhat mengenai hari ini. Dari pagi sampai malam hari saya bertemu dengan pria-pria yang seusia dengan saya. Hubungan kami cukup akrab dan kami berbicara banyak. Namun, berani kujamin 80% bahwa seusia kami, usia 23 tahun, topik yang sering muncul adalah pernikahan. Nikah itu target, sebagian ucap. Nikah itu kesiapan, saya katakan. Yang lain bilang kesiapan itu relatif. Namun ada beberapa hal yang tak bisa kucerna dengan baik. Bagi saya, nikah itu kehormatan dan kepercayaan. Dimana pasangan bisa saling menghormati dan percaya. Hah! Sedikit membuatku, ah, sudahlah. Saya jelaskan disini, wahai pria pahamilah wanita. Ia ingin punya kesempatan yang sama dalam beberapa hal. Ia tak akan lupa dengan kodratnya ketika pemimpinnya tau benar apa-apa yang harus dilakukan. Akhirnya, perempuan itu akan tunduk padamu.

Dan terkadang, diam itu lebih baik, sedikit menenangkan namun sesak akhirnya. Huft.


15 July 2010 10.51 PM