05 Juni 2011

Teteh dan dia

Tak sanggup rasanya mengucap selamat atas pernikahan untuk teteh sendiri dan dia, yang pernah mengisi hariku.

Worst part in life.

5 June 11 10.43 AM

Nafas Terakhir?

Mungkin akan seperti itulah rasanya nafas terakhir. Kamar Maria Nomor 6, udaranya sangat pengap. Seharusnya ada penyejuk udara untuk kamar yang dihuni 3 orang dan dikunjungi lebih dari 5 orang. Seharusnya mereka yang terbaring merasa nyaman, bukan kepanasan kalang kabut. Ah, aneh.
Tidak jauh dari pintu utama, saya pun bertemu teman saya yang tidak merasa lemah, tidak merasa sakit, tapi harus terbaring dan dibaringi dengan paksa, DBD. Ha, terdengar lucu bukan. Saya menemani untuk beberapa jam sampai keluarganya datang. Satu jam, biasa. Dua Jam, tak ada yang aneh, masih bercanda dan tertawa. Tiga jam, mulai sedikit terasa aneh.
Di jam ketiga saya ambil tas dan memutuskan pulang. Tiba-tiba semuanya berkunang, lemas, panas, tapi sangat dingin. Aku katakana sangat dingin, menggigil. Dengan pelan kuraih bangku hijau panjang rumah sakit itu, duduk, lemas, yang saya ingat adalah mamah. Ingin bersama mamah. Tak lama teman saya lewat, tangan pun saya lambaikan “tolong, dingin sekali”, ucap saya lirih. Tak mendengar, ia mendekat. Tak ada sedikitpun sisa tenaga, saya rebahkan kepala di pangkuannya. Lemas, dingin, sangat dingin, tidak jelas namun tetap sadar. Satu menit, lima menit, tujuh menit, sepuluh menit. Di menit kesepuluh darah terasa mengalir kembali dan tubuh mulai terasa hangat perlahan, dari kepala, menyusup wajah lalu menelusuri setiap bagian tubuh.
“Alhamdulillah”, teriaknya. “Kenapa?”, “Alhamdulillah sepertinya membaik, sudah tidak pucat lagi”, “kenapa?”. “Apanya yang kenapa? Kamu pucat tadi, seperti mayat, persis seperti mayat, masih bilang kenapa? Saya telepon taksi.
Semuanya begitu cepat, sehat, tiba-tiba sakit, sehat kembali. Semuanya misteri. Mungkin saya sok tahu, tapi saya berpikir “seperti itukah nanti, saat kita nafas mulai diambil, saat sakaratul maut?”
Kamar maria nomer enam lantai dua, pukul delapan malam.
3 Juni 2011 08.41 AM

12 Mei 2011

Maaf, Tuhan

Tuhan,
Jadi baik saya disakiti,
Mencintai saya dikhianati,
Berusaha saya gagal,

Tuhan,
Apa harus seperti mereka? Tak baik tapi bahagia dan ringan
Tak beri cinta tapi dicinta,
Tak berusaha tapi berhasil,

Maaf Tuhan, saya rapuh.

6 May 11 09.30 AM

Award untuk Bunda

Satu jam lalu Bunda mendengar anaknya mengeluh
Kemarin Bunda mendengar anaknya gagal
Kemarin lusa Bunda mendengar anaknya sakit
Tiga hari lalu Bunda mendengar anaknya putus asa
Empat hari lalu Bunda mendengar anaknya menangis
Lima hari lalu Bunda mendengar anaknya berteriak hilang arah
Enam hari lalu Bunda mendengar anaknya anaknya kecewa yang merajam
Hari ini Bunda mendengar anaknya disakiti
Ah, Bunda, kalau ada AWARD makhluk Tuhan yang penuh Cinta, itu Bunda, pasti Bunda, haruslah Bunda.
Kapan Bunda mendengar anaknya bahagia,
Nanti Bun, akan ku ganti semuanya dengan bahagia yang kekal.

11 Mei 11 11.10 AM

(pernah)

Aku (pernah) punya mimpi mencapai bintang
Aku (pernah) punya cerita malam penuh cahaya
Aku (pernah) punya sejuta tawa di setiap detik
Aku (pernah) punya dunia penuh bahagia
Bersamamu..
Ya, pernah!

11 Mei 11 11.04 AM

07 April 2011

This is it, LIFE

Hidup itu seru, harus dibikin seru, flat mah hanya berlaku untuk TV aja bukan untuk hidup. Tapi jangan ngebelokin kata seru ini ke hal-hal bodoh. Bikin satu yang berkesan dan bermanfaat, itu baru seru.

Nah lho, apa jadinya kalau gini.
Asli, baru kali ini saya alami. Saya persingkat ya, saya punya teman dengan dua aliran, yang satu calm dan satu lagi out of calm dan ini terjadi hari ini, Kamis. Aliran calm bilang "say, pengajian yuk! kita ke ceramahan ustadz ini" daaaan aliran out of calm di waktu yang berbeda tapi masih dalam satu hari bilang "say, mau ikut ga? ada free pass GL (hahaha.. saya baru tau istilah ini). Ikut aja, banyak kok yang pake kerudung, kita 'pengajian' disana. DJ nya dari Jepang lho. Keren sumpah." See! I've got two different invitations, hahaha.. sangat beroposite bukan?? And I say to my deepest heart "Yeah, this is it, LIFE. Take or leave it."

Guys, pilih-pilih lagi kalo memang harus milih. Coba boleh, niatkan belajar. Tapiii,, libatkan Allah selalu, so kita selalu punya rem dan ga akan ada yang namanya jerumus menjerumus terjerumus, amit~amit deh!

Hi there, maaf saya ga ikut ceramahan dulu, saya denger dari radio saja.
Hi there, hatur nuhun invitationnya, nite club? mangga, saya mah kangen kasur, cape seharian cari uang. Selamat buang-buang uang aja untuk 1 botol 400rb-500rb. Piss.

Your life, your choice!

7 April 11 09.38 PM

06 April 2011

(kiss)



impossible to say can I walk with you KAN??

((But God says, nothing's impossible!))



You, gggrrrr... (kiss)


6 April 11 09.19 AM

izinkan

1 tahun...
2 tahun...
3 tahun...
3 tahun saja, izinkan saya pergi, 3 tahun saja, hanya 3 tahun,

Tak mampu rasanya jika harus menggali dan memendammnya lagi,
Saya akan baik, sebaik-baik saya bisa,
Saya akan sehat, sesehat-sehat saya mampu,

Izinkan saya pergi, mencium semua yang ingin saya cium,
memeluk semua dan kembali mengabdi padanya dengan tenang,

6 April 11 09.12 AM

You, guy!

Pergilah,
Ayunkan kaki sampai nanti itu tak mungkin lagi,
Berlarilah sekencang angin hingga mungkin kau terikat nanti,
Bernyanyilah, petik gitarmu sampai jari itu perih,
Keluarkan semua suaramu,
Karna tidak seorangpun tau kapan kita tertimbun nisan,

Pergilah kemanapun,
Tapi jadikan TuhanMu sebagai alasan semuanya,

Dear you, who steal my heart,
reach your dream, all of, because of our God,

6 April 11 09.08 AM

02 April 2011

Layar Tak Akan Tumbang

Ayahku siang,
dan ibuku malam,
seperti itulah cinta mereka,
berbeda namun melengkapi,
mereka yang menciptakan semangat dalam romantisme

Kakakku kompas,
dan adikku adalah air,
mereka nahkoda kapal yang hebat,

Dan aku,
aku bintangnya,
melengkapi pelayaran kami

2 April 11 11.11 PM