Tak ada keindahan dan perhiasan di dunia ini yang dapat menandingi wanita shalihah,
di tinggalkan menambah keyakinan, menjadi penghibur dikala susah, menjadi penguat dikala lemah, senyumannya menjadi penghias yang membuat kehidupan menjadi indah dan bermakna.
Subhanallah, meleleh rasanya membaca ini. Sebuah kutipan yang ditulis seorang pria pada wall temannya, maaf saya mengcopy tanpa izinnya ^^v saluut untuk anda wahai ikhwan. Semoga hormat tak hanya lewat kata tapi juga hati.
Mari menjadi shalihah.
19 Juli 2010
17 Juli 2010
15 Juli 2010
Diam namun SESAK.
Sedikit bercerita, katakanlah curhat mengenai hari ini. Dari pagi sampai malam hari saya bertemu dengan pria-pria yang seusia dengan saya. Hubungan kami cukup akrab dan kami berbicara banyak. Namun, berani kujamin 80% bahwa seusia kami, usia 23 tahun, topik yang sering muncul adalah pernikahan. Nikah itu target, sebagian ucap. Nikah itu kesiapan, saya katakan. Yang lain bilang kesiapan itu relatif. Namun ada beberapa hal yang tak bisa kucerna dengan baik. Bagi saya, nikah itu kehormatan dan kepercayaan. Dimana pasangan bisa saling menghormati dan percaya. Hah! Sedikit membuatku, ah, sudahlah. Saya jelaskan disini, wahai pria pahamilah wanita. Ia ingin punya kesempatan yang sama dalam beberapa hal. Ia tak akan lupa dengan kodratnya ketika pemimpinnya tau benar apa-apa yang harus dilakukan. Akhirnya, perempuan itu akan tunduk padamu.
Dan terkadang, diam itu lebih baik, sedikit menenangkan namun sesak akhirnya. Huft.
15 July 2010 10.51 PM
Dan terkadang, diam itu lebih baik, sedikit menenangkan namun sesak akhirnya. Huft.
15 July 2010 10.51 PM
14 Juli 2010
Kita Lupa
Aku menginginkan mati ketika hidup masih merangkulku.
Dan aku ingin hidup lebih lama ketika nafas sudah tak utuh.
Aku ini gila atau bodoh.
Sebegitunyakah aku menghadapi hidup?
Padahal mereka bilang banyak hal yang sebenarnya lupa kita syukuri.
14 July 2010 4.23 PM
Dan aku ingin hidup lebih lama ketika nafas sudah tak utuh.
Aku ini gila atau bodoh.
Sebegitunyakah aku menghadapi hidup?
Padahal mereka bilang banyak hal yang sebenarnya lupa kita syukuri.
14 July 2010 4.23 PM
04 Juli 2010
Ada Hidup Disini
Kata yang tak akan pernah lapuk,
Keluarga,
Persahabatan,
Akan ada cinta yang meluas dan mendalam padanya.
04 July 10 10.59 PM
Keluarga,
Persahabatan,
Akan ada cinta yang meluas dan mendalam padanya.
04 July 10 10.59 PM
... kereta kuda ...
Tetaplah disana,
Jangan pergi jauh,
Tunggu aku,
Aku akan menjemputmu dengan lima puluh kereta kuda,
Kereta kuda putih,
(2007)
04 July 10 10.53 PM
Jangan pergi jauh,
Tunggu aku,
Aku akan menjemputmu dengan lima puluh kereta kuda,
Kereta kuda putih,
(2007)
04 July 10 10.53 PM
21 Juni 2010
... Inspiring Woman ...
Tulisan ini terinspirasi dari satu sahabat yang luar biasa; seorang perempuan dewasa di usia yang masih cukup muda menurutku, 22 tahun. Sebagian besar perempuan dalam usianya lebih memilih untuk bebas tanpa batas; sebagian karena tak ingin terikat dan separuhnya karena tak mengetahui batasan.
Sahabatku ini memutuskan untuk nikah dini, usia 21 tahun Ia putuskan untuk membangun keluarga bersama pria pilihannya yang usianya hampir tujuh tahun lebih tua. Menghadiri pernikahannya begitu membahagiakan, melihat sepasang makhluk Tuhan yang mensyukuri pertemuan. Mereka menikmati hari itu, bersenandung di hari besarnya sampai semua mata undangan tertuju pada mereka. Ah,duhai indahnya ketika suatu yang haram kemudian dihalalkan atas kehendak Alloh.
Ia ditingkat akhir ketika Ia putuskan untuk mengubah status lajangnya. Bagiku, itu bukan keputusan yang mudah, akan banyak tanggung jawab setelahnya, akan ada lebih dari satu peran dalam hidupnya, akan ada banyak hal yang harus dipertimbangkan bijak, akan ada perubahan besar. Sekitar satu tahun setelah pernikahannya, sang calon bayi hadir di perutnya, tubuhnya yang tinggi langsing layaknya model berubah membesar hari demi hari. Hmm… hamil ketika kuliah, Subhanallah.
Ada hal lain yang membuatku lebih salut lagi, jarak antara Ia dan suaminya tak mengurangi rasa kasih sayang antara mereka. Status facebook nya benar-benar akan membuat orang-orang yang membacanya “iri”, mereka sangat luar biasa. Selain itu, di saat perutnya membesar Ia juga harus bekerja, menyusun skripsi yang luar biasa berbeda di jurusan kami, dan jauh dari suami. I don’t think I can’t be like her; she is brave; has many roles and a lot of responsibilities; sebagai anak tunggal dari orangtuanya; sebagai mahasiswi tingkat akhir; sebagai ibu hamil, sebagai pegawai; dan sebagai istri yang jauh dari suaminya. Kekagumanku begitu memuncak, perempuan itu hebat, perempuan itu kuat. Alloh menciptakannya seperti itu.
Teruntuk sahabatku ini, semoga diberi kelancaran ketika melahirkan; bisa menjadi istri dan ibu yang luar biasa ^^
you are inspiring woman for me; teach me to be a brave woman.
21 June 10 10.55 PM
Sahabatku ini memutuskan untuk nikah dini, usia 21 tahun Ia putuskan untuk membangun keluarga bersama pria pilihannya yang usianya hampir tujuh tahun lebih tua. Menghadiri pernikahannya begitu membahagiakan, melihat sepasang makhluk Tuhan yang mensyukuri pertemuan. Mereka menikmati hari itu, bersenandung di hari besarnya sampai semua mata undangan tertuju pada mereka. Ah,duhai indahnya ketika suatu yang haram kemudian dihalalkan atas kehendak Alloh.
Ia ditingkat akhir ketika Ia putuskan untuk mengubah status lajangnya. Bagiku, itu bukan keputusan yang mudah, akan banyak tanggung jawab setelahnya, akan ada lebih dari satu peran dalam hidupnya, akan ada banyak hal yang harus dipertimbangkan bijak, akan ada perubahan besar. Sekitar satu tahun setelah pernikahannya, sang calon bayi hadir di perutnya, tubuhnya yang tinggi langsing layaknya model berubah membesar hari demi hari. Hmm… hamil ketika kuliah, Subhanallah.
Ada hal lain yang membuatku lebih salut lagi, jarak antara Ia dan suaminya tak mengurangi rasa kasih sayang antara mereka. Status facebook nya benar-benar akan membuat orang-orang yang membacanya “iri”, mereka sangat luar biasa. Selain itu, di saat perutnya membesar Ia juga harus bekerja, menyusun skripsi yang luar biasa berbeda di jurusan kami, dan jauh dari suami. I don’t think I can’t be like her; she is brave; has many roles and a lot of responsibilities; sebagai anak tunggal dari orangtuanya; sebagai mahasiswi tingkat akhir; sebagai ibu hamil, sebagai pegawai; dan sebagai istri yang jauh dari suaminya. Kekagumanku begitu memuncak, perempuan itu hebat, perempuan itu kuat. Alloh menciptakannya seperti itu.
Teruntuk sahabatku ini, semoga diberi kelancaran ketika melahirkan; bisa menjadi istri dan ibu yang luar biasa ^^
you are inspiring woman for me; teach me to be a brave woman.
21 June 10 10.55 PM
21 Mei 2010
Mari Saling Mengingatkan
Bukan sok suci, alim atau apalah itu,, tapi ini memang seharusnya tidak terjadi.
Berbagi lagi yaa...
Aku bertanya pada diri sendiri, apakah aku sahabat yang baik untuknya?
Kami dekat, sangat dekat, berbagi ini dan itu, hampir tak ada batasan. Sayang? Ga perlu ditanya lagi, I'll help her anytime she needs.
Hmm.. kayaknya harus mengakui pepatah itu, Cinta Itu Buta. Itu yang aku tankap akhir-akhir ini. Seperti ada jarak antara kami setelah fase hidupnya berubah.
Ukhti cantik, Jaga hijab kita!
Jaga kerudung kita! Jangan sampai membukanya hanya karena cinta yang belum seharusnya. Aku juga sedang belajar, mari sama-sama belajar dan saling mengingatkan.
Semoga kita selalu berada di jalan yang benar, penuh dengan ridho-Nya. Amin.
21 May 10 01.38 AM
Berbagi lagi yaa...
Aku bertanya pada diri sendiri, apakah aku sahabat yang baik untuknya?
Kami dekat, sangat dekat, berbagi ini dan itu, hampir tak ada batasan. Sayang? Ga perlu ditanya lagi, I'll help her anytime she needs.
Hmm.. kayaknya harus mengakui pepatah itu, Cinta Itu Buta. Itu yang aku tankap akhir-akhir ini. Seperti ada jarak antara kami setelah fase hidupnya berubah.
Ukhti cantik, Jaga hijab kita!
Jaga kerudung kita! Jangan sampai membukanya hanya karena cinta yang belum seharusnya. Aku juga sedang belajar, mari sama-sama belajar dan saling mengingatkan.
Semoga kita selalu berada di jalan yang benar, penuh dengan ridho-Nya. Amin.
21 May 10 01.38 AM
20 Mei 2010
Cirebon - Bandung = 12 Jam
Dear readers, ingin berbagi ^^
Biasanya hanya dibutuhkan empat sampai lima jam menuju Bandung dari Cirebon, tapi ini beda, karena terjadi bencana longsor di Cadas Pangeran so, perjalanan kali ini membutuhkan waktu dua belas jam. Perjalanan yang amat sangat panjang inimempertemukan aku dengan seseorang. Seorang pria Baru kukenal di bus, sekedar mengurangi rasa bosan dan melunturkan letih, kami berbincang. Awalnya males banget, tapi setelah Ia mulai curhat tentang istrinya dan masalah rumah tangganya yaa.. baiklah, jadi pendengar yang baik dan mencari pelajaran disana.
Dari obrolan yang lumayan puanjang ini si Mas memberikan buanyak nasehat:
Seputar keluarga: Nanti kalo Neng sudah menikah, jadi istri yang baik, nurut sama suami, temani kemanapun suami pergi. Bayangkan Neng, suami itu cape cari uang dari pagi sampe malem, tapi apa jadinya kalo pulang ke rumah istri cemberut. Cewe emang perasa banget ya Neng, apa-apa dipikirin, bisa nyampe sakit tuh. (Hehe,, gitu deh Mas, cewe emang sensitif dan perasa, tapi perlu digarisbawahi juga, jadi suami juga yang baik, ngormatin dan ngelindungin istri ya Mas, juga peduli anak ^^)
Seputar pemilihan suami: Sssttt... untuk yang satu ini aku tertawa geli. Kenapa coba? si Mas bilang, pilihlah suami yang TULEN orang Cirebon atau Jogjakarta. Wuizzz, alasannya apa Mas? Ini mah surveynya si Mas katanya (ups, bukan maksud SARA yaa, cuma mau share), cowo Cirebon itu penurut, cowo Jogja itu penyayang. Wah! Kalo kecengan aku dari luar kota-kota itu gimana Mas? Stop Ngeceng gitu? Hihi... yang terbaik aja deh Mas, dari mana aja asal terjangkau, piss ^^v
Seputar Sahabat: Ini nih yang lumayan ngeh juga, si Mas bilang, banyak teman dekat yang dekat cuma saat kita bahagia dan senang aja, tapi gimana pas kita susah atau dalam keadaan butuh bantuan mereka? Hal ini musti di test juga, buat make sure aja, dia teh sahabat baik kita bukan (well, sembari cari sahabat yang baik, kita juga musti jadi sahabat yang baik, ok!)
Si Mas yang baru kukenal, terima kasih untuk nasehatnya. Semoga langgeng ya Mas sama istrinya (satu lagi, menurut saya kalo lagi ada masalah keluarga jangan cerita-cerita keluar Mas, apalagi orang yang baru dikenal kayak aku, untung akunya baik Mas, hehe)
Readers, semoga kita bisa ambil pelajaran dari real story ini ya ^^
21 May 10 00.31 AM
Biasanya hanya dibutuhkan empat sampai lima jam menuju Bandung dari Cirebon, tapi ini beda, karena terjadi bencana longsor di Cadas Pangeran so, perjalanan kali ini membutuhkan waktu dua belas jam. Perjalanan yang amat sangat panjang inimempertemukan aku dengan seseorang. Seorang pria Baru kukenal di bus, sekedar mengurangi rasa bosan dan melunturkan letih, kami berbincang. Awalnya males banget, tapi setelah Ia mulai curhat tentang istrinya dan masalah rumah tangganya yaa.. baiklah, jadi pendengar yang baik dan mencari pelajaran disana.
Dari obrolan yang lumayan puanjang ini si Mas memberikan buanyak nasehat:
Seputar keluarga: Nanti kalo Neng sudah menikah, jadi istri yang baik, nurut sama suami, temani kemanapun suami pergi. Bayangkan Neng, suami itu cape cari uang dari pagi sampe malem, tapi apa jadinya kalo pulang ke rumah istri cemberut. Cewe emang perasa banget ya Neng, apa-apa dipikirin, bisa nyampe sakit tuh. (Hehe,, gitu deh Mas, cewe emang sensitif dan perasa, tapi perlu digarisbawahi juga, jadi suami juga yang baik, ngormatin dan ngelindungin istri ya Mas, juga peduli anak ^^)
Seputar pemilihan suami: Sssttt... untuk yang satu ini aku tertawa geli. Kenapa coba? si Mas bilang, pilihlah suami yang TULEN orang Cirebon atau Jogjakarta. Wuizzz, alasannya apa Mas? Ini mah surveynya si Mas katanya (ups, bukan maksud SARA yaa, cuma mau share), cowo Cirebon itu penurut, cowo Jogja itu penyayang. Wah! Kalo kecengan aku dari luar kota-kota itu gimana Mas? Stop Ngeceng gitu? Hihi... yang terbaik aja deh Mas, dari mana aja asal terjangkau, piss ^^v
Seputar Sahabat: Ini nih yang lumayan ngeh juga, si Mas bilang, banyak teman dekat yang dekat cuma saat kita bahagia dan senang aja, tapi gimana pas kita susah atau dalam keadaan butuh bantuan mereka? Hal ini musti di test juga, buat make sure aja, dia teh sahabat baik kita bukan (well, sembari cari sahabat yang baik, kita juga musti jadi sahabat yang baik, ok!)
Si Mas yang baru kukenal, terima kasih untuk nasehatnya. Semoga langgeng ya Mas sama istrinya (satu lagi, menurut saya kalo lagi ada masalah keluarga jangan cerita-cerita keluar Mas, apalagi orang yang baru dikenal kayak aku, untung akunya baik Mas, hehe)
Readers, semoga kita bisa ambil pelajaran dari real story ini ya ^^
21 May 10 00.31 AM
Langganan:
Postingan (Atom)