13 Februari 2010

Let Me Think!

I guess
I think
Yeah...
I think
I
Am
In
Love

I guess, I think, I am in LOVE

14 Feb 10 00.14 A.M.

08 Februari 2010

Nanti

Tuhan, jangan Kau beri aku hati

Jangan Kau percayakan hati ini untuk kusimpan

Aku harap Kau yang mendekap

Atau, biarkan aku membuangnya jauh

Sampai nanti ada yang mengembalikan


5 feb 10 - 11. 04 pm

Waktu abadi

Ayah,

Berapa liter tinta lagi yang harus kutumpahkan

Berapa lembar cerita lagi yang harus kubuat

Berapa juta kata lagi yang harus kuteriakan

Ayah,

Berapa puluh tahun lagi harus kutunggu

Berapa langkah lagi harus kuayun

Berapa musim lagi yang harus datang

Ayah,

Berapa tetes air mata lagi yang harus kualirkan

Dan, berapa untaian doa lagi yang harus kusampaikan

Untuk bertemu denganmu

: Biarkan aku bersandar

: Biarkan aku memeluk

: Biarkan aku memanja

Dalam mimpi

: Kecup aku

: Peluk aku erat

Tuhan, izinkan Ayah menjengukku

Dan aku tenang

Ayah,

Nanti kita akan bertemu

: Dalam waktu yang abadi


5 feb 10 - 10.51 pm

muak!

Berhenti mengirimkan sejuta pusimu!

Aku MUAK!


5 feb 10 - 10.26 PM

E. N. Y. A. H

Biarkan aku enyah

: Pada malam penuh siksa

Biarkan aku pergi

: Pada bulan yang melepas

Biarkan aku mengukir

: Sebuah mimpi manis

Hari ini

Dan biarkan aku hapus

: ESOK!


05 feb 10 - 10.17 PM

27 Januari 2010

Bumi Tak Melihat

Aku ingin bermain hujan, terus, masih, dan lagi
agar mata yang menghujan ini tak terlihat bumi...

Aku ingin bermain hujan, berteriak, lupa

dan berhenti dengan senyum baru...
A
ku ingin menghujan dengan hujan, Tuhan

Tapi aku rindu senyum bumi, Tuhan

Aku rindu


Jan 27, 10 : 09.27 pm

23 Januari 2010

Pelangi untukku

Biarlah hujan itu turun berdesakan
Dan aku menunggu
Biarlah tubuh ini mengilu
Dan aku menanti
Sampai pelangi itu datang,
: untukku

10 Januari 2010

Big, Love, Heart

Big Love of Heart
Big of Heart Love
Love of Big Heart
Heart Big Love of



07 Januari 2010

Sesaat...

Hujan itu lurus
Kemudian menari, memecah dan hilang
sesaat...
Hujan itu inspirasi
Dengan cepat menahan lalu tidak
Sesaat...


22 Oktober 2009

es jeruk!

Merindukan keangkuhannya

Menangisi tawanya

Mengukir langkahnya

Kapan kita minum es jeruk lagi?

Dan itu lembar terakhir.

15 okt 09 1.58 PM